Selasa, 10 Oktober 2017

01. FOMUS FOOD




 SATE

       Sate adalah makanan yang dibuat dengan cara menusuk potongan daging kecil ke tusukan yang biasanya terbuat dari bambu kemudian diolesi sedikit bumbu dan dibakar hingga matang (berwarna kehitaman). Setelah matang biasanya sate ditaburi bumbu kacang dan kecap.Di Indonesia banyak berbagai jenis sate. Mulai dari sate Madura, sate Padang, sate Ponorogo, sate Tegal, sate Ambal, Sate Makassar, dan lain-lainSejak abad ke-19, makanan ini sudah populer di kalangan masyarakat Indonesia hingga akhirnya sekarang cukup populer di negara-negara Asia Tenggara seperti Singapura, Brunei, Malaysia, Thailand dan Filipina.

     Sate Makassar, sebenarnya adalah sate yang dibuat dari daging sapi atau daging kambing. Yah seperti umumnya menu masakan sate dari daerah lainnya di Indonesia. Tapi yang menjadi unik adalah bumbu dan kuahnya yang menggunakan kuah konro atau sop konro sebagai teman makan. Sehingga kelezatan unik yang dihasilkan memang terasa lain dibandingkan menu sate pada umumnya di daerah pulau Jawa maupun Sumatera.

      Kalau di Sulawesi Utara olahan seperti sate disebutnya daging garo yang umumnya bisa terbuat dari daging kambing maupun daging sapi. Meski terkadang di beberapa tempat orang Manado juga menggunakan daging babi. Lain wilayah lain pula sajiannya. Resto Baji Minahasa, milik Daeng Jarung atau kerap disapa pak Syahrul, yang muslim ini pastinya hanya menyajikan olahan masakan berbahan daging sapi dan kambing yang halalan dan thayiban. Halal untuk jenis daging dan bumbu-bumbu yang dipakai dan thayib dalam hal proses pengolahan dan penyajian.
     Sate Makasar (atau Sate Makassar) biasanya merupakan sajian khusus lebaran bagi orang Makasar. Menu sajian yang adanya di hari raya Iedul Fitri atau Iedul Adha ini. Menu sate yang terbuat dari daging has sapi ini. Biar afdhol dan tambah ngerti tentang sate khas Makasar, maka berikut ini resep menu yang boleh dibuka untuk umum. Namun begitu, menurut Daeng Jarung, biar bagaimana pun menu resep masakan khas Makasar memang jauh lebih pas dan nikmat bila dibuat langsung oleh tangan asli dari Makasar, demikian ujarnya sambil tersenyum serius.

     Sepertinya rasa yang dihasilkan dari olahan tangan ahlinya atau putra daerah memang bisa jadi jauh lebih enak, tapi tak ada salahnya kita mengintip resep rahasia sate khas daerahnya Sultan Hasanuddin ini. Mungkin saja Anda mau terbang pergi ke Makasar dan menetap di sana sambil mencoba meresapi keindahan alam Kota Bugis.
    Resep berikut ini pun hasil dari pencarian penelusuran di internet melalui google. Dan akhirnya dapatlah Resep Masakan dan Kue Khas Indonesia. Resep ini sudah kami coba, dan hmmm..rasanya memang Ok punya ! Yuk kita mulai.
Bahan
  • 500 gr daging sapi has dalam, potong 1 x 2 cm, tebal 1/2 cm
  • 200 ml santal dari 1/2 butir kelapa
  • Tusuk satai secukupnya
Bumbu halus
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/4 sdt jinten
  • 4 cm lengkuas
  • 1 sdm gula merah
  • 1/4 sdt adas, sangrai
  • 1 sdt garam
Bahan saus
  • 3 sdm kecap manis
  • Acar mentimun
  • 8 butir bawang merah haluskan
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 4 buah cabe merah haluskan
  • 1 sdt terasi
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm gula merah
  • 100 gr kacang tanah, goreng, haluskan
  • 250 ml santan kental dari 1/4 butir kelapa
Cara membuat
  1. Campur potongan daging dengan bumbu yang telah dihaluskan dan santan. Aduk hingga rata
  2. Tusukkan 4-5 potong daging ke tusuk sate lalu bakar di atas bara api sambil dibalik-balik dan diolesi dengan bumbu. Panggang hingga matang. Lalu angkat.
  3. Saus. Campur kacang halus, bumbu halus, terasi, garam, gula merah dan santan. Rebus di atas api kecil hingga mendidih dan kental. Angkat.
  4. Sajikan sate dengan bumbu kacang. Kecap manis dan acar timun
Sate Makasar lebih sedap dihidangkan dengan buras (atau lontong khas Makasar). Selamat mencoba.

 SUMBER: http://www.plimbi.com/article/160532/7-masakan-indonesia-yang-mendunia
                    http://baji-minasa.blogspot.co.id/2011/02/kelezatan-makanan-dari-indonesia-timur.html




GADO-GADO BETAWI


Gado-Gado,Salad Segar dengan Siraman Saus Kacang khas Betawi

      Berbagai rebusan sayur-mayur, kentang, tahu, tempe dan telur tersaji dengan siraman bumbu kacang serta taburan kerupuk, itulah gado-gado. Hidangan ini sangat nikmat menjadi teman menyantap nasi atau disajikan bersama potongan lontong, sepintas tampilannya memiliki kemiripan dengan beberapa makanan khas daerah lain, seperti Lotek (Jawa Barat) atau Pecel (Jawa Timur). Bedanya, bumbu kacang dalam gado-gado tidak menggunakan kencur seperti halnya Lotek dan Pecel. Selain itu, tidak seperti pecel yang umumnya hanya sayuran, gado-gado menggunakan telur, tahu, tempe serta lontong.
     Tidak ada yang tahu persis asal muasal sajian unik ini, namun sebagian besar referensi bebas cenderung mengasosiasikan Gado-Gado sebagai hidangan asli tanah Betawi. Asal usul nama pun nampaknya senasib dengan asal muasalnya.
      Asal kata 'Gado-Gado' tidak ada dalam kamus bahasa Indonesia maupun kosa kata bahasa Betawi. Meski demikian, nampaknya keberadaan makanan ini justru menginspirasi perkembangan bahasa, antara lain dengan munculnya istilah 'pernikahan gado-gado' yang berarti kawin campur atau 'bahasa gado-gado' yang berarti bahasa campur aduk. Gado-gado memang amat mudah ditemukan di berbagai penjuru kota Jakarta. Rasa gurih dari bumbu kacangnya cukup merakyat, sehingga disukai oleh berbagai jenis serta lapisan masyarakat. Wajar saja jika kemudian hidangan ini menyebar ke banyak daerah di Indonesia. Bahkan saking populernya, banyak orang asing mengenalnya sebagai salah satu 'carte du jour' atau daftar kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Indonesia.
      Meski demikian, setiap penikmat gado-gado biasanya punya referensi sendiri mengenai lokasi favorit, baik dari segi cita rasa maupun suasananya. Termasuk Presiden RI Pertama, Soekarno pun memiliki tempat favorit tersendiri untuk memesan Gado-Gado.
      Sebenarnya, untuk sekedar menikmati Gado-Gado, banyak warung pinggir jalan dan penjaja keliling dengan gerobak yang mudah ditemui di jalan-jalan Kota Jakarta. Tetapi jika Anda menginginkan sesuatu yang berbeda, terdapat dua tempat makan yang populer karena Gado-Gadonya. Keduanya dikenal berasal dari kawasan yang dulu dikenal dengan nama 'boplo' (berasal dari bahasa Belanda 'bouw-ploeg', regu pekerja bangunan) di dekat Stasiun Gondangdia.

      Berikut resep gado-gado
Bahan Membuat Gado – Gado Betawi :
    Bahan Sayuran :
- 150 gr  kacang panjang, dipotong 2 cm
- 200 gr  kol, diiris kasar, direbus sebentar
- 75 gr     taoge, diseduh
- 1 buah   labu siam, dikukus
- 1 buah   tahu cina, digoreng
- 200 gr   tempe, digoreng
- 2 buah ketimun, dipotong-potong
Bahan Saus:
-175gr    kacang tanah goreng
-5 buah   cabai merah rawit, direbus
-3 siung bawang putih, digoreng
-1/2 sendok teh garam
-4 sendok teh gula merah sisir
-125 ml air
-2 buah jeruk limau, diperas airnya
-2 sdt air asam
Bahan Pelengkap :
1 butir telur rebus (opsional)
1 sendok makan bawang merah goreng
kerupuk
Cara Membuat Gado – Gado Betawi :
Langkah pertama, Membuat saus : ulek bawang putih, cabai rawit, gula merah, kacang tanah dam garam hingga halus. Setelah itu tuang air sedikit sedikit sambil diulek hingga halus. Kemudian tambahkan air asam. Lalu aduk rata. Selanjutnya masukkan air jeruk limau.Lalu aduk rata kembali.
Terakhir, campur semua bahan sayuran. Kemudian tuangkan saus kacang lalu aduk hingga merata. Setelah itu, agar rasanya lebih nikmat, sajikan bersama bahan pelengkap seperti 1 butir telur rebus, taburan bawang merah goreng dan kerupuk.

SUMBER: http://www.masakankoki.com/resep-membuat-gado-gado-betawi-enak-praktis/
                  https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/gado-gado-salad-segar-dengan-siraman-saus-kacang-khas-betawi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

07. Ingredient

Alpukat    Buah alpukat atau dalam bahasa Inggris disebut avocado adalah buah yang sering diolah menjadi jus. Jus alpukat menjadi favori...